Atomic Absorption Spectroscopy(AAS) PT. SUCOFINDO
Assalammualaikum
Nama : Wafi Ahdillah
Program
Studi :
Teknik Metalurgi
NIM : 17.01.011.052
Pemateri : Aisyah Defita.ST
Pada kesempatan kali ini, saya akan sedikit
bercerita tentang kakak angkatan 2013
Namanya adalah Aisyah Defita yang sekarang
bekerja di PT Superintending Company of Indonesia, atau lebih populernya
disingkat SUCOFINDO, yang di mana bekerja dia bagian Lab khususnya dibidang AAS
Dan
saya akan sedikit menjelaskan tentang apa itu SUCOFINDO, jadi PT SUCOFINDO adalah
PT. SUCOFINDO (Persero) didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956 oleh Republik
Indonesia bersama dengan Societe Generale de Surveillance Holding SA (SGS)
merupakan Perusahaan inspeksi terbesar di dunia yang berpusat di Jenewa, Swiss.
SUCOFINDO merupakan perusahaan inspeksi pertama dan kemudian menjadi terbesar
di Indonesia sampai saat ini.
Bisnis
SUCOFINDO bemula dari menyediakan jasa Pemeriksaan dan Pengawasan di bidang
perdagangan terutama komoditas pertanian serta membantu pemerintah dalam
menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara dalam perdagangan
ekspor-impor.
Seiring
dengan perkembangan kebutuhan dunia usaha, SUCOFINDO melakukan langkah kreatif
dan inovatif dalam menawarkan jasa-jasa terkait lainnya.
Pengembangan jasa tersebut mencakup warehousing dan forwarding, analytical laboratories, industrial and marine engineering, dan fumigation and industrial hygiene. Keanekaragaman jenis jasa SUCOFINDO dikemas secara terpadu, didukung oleh tenaga profesional yang ahli di bidangnya, kemitraan usaha strategis dengan beberapa institusi internasional serta jaringan kerja laboratorium, cabang dan titik layanan yang tersebar di berbagai kota di Indonesia telah memberikan nilai tambah terhadap layanan yang diberikan SUCOFINDO.
Pengembangan jasa tersebut mencakup warehousing dan forwarding, analytical laboratories, industrial and marine engineering, dan fumigation and industrial hygiene. Keanekaragaman jenis jasa SUCOFINDO dikemas secara terpadu, didukung oleh tenaga profesional yang ahli di bidangnya, kemitraan usaha strategis dengan beberapa institusi internasional serta jaringan kerja laboratorium, cabang dan titik layanan yang tersebar di berbagai kota di Indonesia telah memberikan nilai tambah terhadap layanan yang diberikan SUCOFINDO.
Apa itu AAS?
AAS itu
singkatan dari Atomic Absorption Spectroscopy, yang dimana AAS adalah suatu
metode analisis untuk penentuan unsur-unsur logam dan metaloid yang berdasarkan
pada penyerapan (absorpsi) radiasi oleh atom-atom bebas unsur tersebut.
Sekitar
67 unsur telah dapat ditentukan dengan cara AAS. Banyak penentuan unsur-unsur
logam yang sebelumnya dilakukan dengan metoda polarografi, kemudian dengan
metoda spektrofotometri UV-VIS, sekarang banyak diganti dengan metoda AAS.
Prinsip
pengukuran dengan metode AAS adalah adanya absorpsi sinar UV atau Vis oleh
atom-atom logam dalam keadaan dasar yang terdapat dalam “bagian pembentuk
atom”. Sinar UV atau Vis yang diabsorpsi berasal dari emeisi cahaya logam yang
terdapat pada sumber energi “HOLLOW CATHODE”.
Sinar
yang berasal dari “HOLLOW CATHODE” diserap oleh atom-atom logam yang terdapat
dalam nyala api, sehingga konfigurasi atom tersebut menjadi keadaan
tereksitasi. Apabila electron kembali ke keadaan dasar “GROUND STATE” maka akan
mengemisikan cahayanya. Besarnya intensitas cahaya yang diemisikan sebanding
dengan konsentrasi sampel (berupa atom) yang terdapat pada nyala api.
Lalu ada 5 komponen dasar alat, yaitu :
1) SUMBER SINAR, biasanya dalam bentuk “
HOLLOW CATHODE” yang mengemisikan spectrum sinar yang akan diserap oleh atom.
2)
Nyala Api, merupakan sel absorpsi yang menghasilkan sampel berupa
atom-atom
3)
Monokromator, untuk mendispersikan sinar dengan panjang gelombang
tertentu
4)
Detektor, untuk mengukur intensitas sinar dan memperkuat sinyal
5)
Readout, gambaran yang menunjukan pembacaan setelah diproses oleh alat
elektronik
Seperti umumnya pada peralatan spectrometer,
analisi kuantitatif suatu sampel berdasarkan Hukum Lambert-Beer, yaitu :
A = ε b C
Keterangan:
–
A = absorbansi
–
ε = absorptivitas molar
–
b = lebar sampel yang dilalui sinar
–
C = Konsentrasi zat
Sekian
mungkin itu saja yang bisa sampaikan
Wassalamualaikum
Wr. Wb
#KapSel2018UTS
Komentar
Posting Komentar