Welding


Assalammualaikm wr.wb

Comeback with me Wafi ahdillah desu ^_^

Jadi pada kali ini saya ingin sharing materi apa yang saya dapat dari bapak M. Zulfiqar Pratomo yang Di mana ia adalah seorang profesional welding, karena pematerinya seorang profesional welding  maka ilmu yang saya share adalah tentang welding atau biasa disebut pengelasan.

Oke sebelumnya kita harus tau apa sih welding itu,  sebuah kegiatan menyambung logam dengan melalui fase cair logam tersebut sebelum akhirnya membeku dan tercipta sambungan.

 Nah kenapa di definisi harus menggunakan kata logam bukan besi?

Perbedaannya ada pada kata “besi” dan “logam” karena memang nyatanya pengelasan tidak hanya digunakan untuk menyambung unsur besi (Fe) saja. Tetapi juga memiliki banyak aplikasi pada unsur golongan logam yang lain seperti aluminium (Al), tembaga (Cu), titanium (Ti), dll. Secara ekstensif juga termasuk senyawa logam seperti baja (Fe3C), baja tahan karat (FeCr), dll. Sehingga kata logam lebih tepat digunakan untuk mendeskripsikan aktivitas pengelasan

Adapun sektor industri pengelasan adalah :

Ø  Oil & gas industri, contoh (Pertamina dan Petronas)
Ø  Manufacture, contoh (Krakatau Steal, Tubos Reunidos)
Ø  Fabrication, contoh (SSB)
Ø  EPC, EPCIC
Ø  Mining Industri, contoh (Newmont, Buma)

Adapun pekerjaan yang berhubungan dengan walding adalah :

Ø  Welding engineer =  WE adalah insinyur khusus bidang pengelasan. Tugasnya adalah merancang WPS, Welding Procedure Spesification. WPS ini dibuat sebelum pengelasan dimulai.
Ø  Welding inspector = seorang pekerja yang bertugas untuk menginspeksi kualitas atau Quality Control (QC) suatu produk pengelasan sesuai dengan standar yang ditentukan seperti ASME, AWS, API atau juga BKI. Sebagai seorang WI juga harus mampu menerapkan Welding Prosedur ke dalam produk, agar kualitas hasil las lasan sesuai kriteria dan aman jika digunakan.
Ø  NDT = Non destrtructive testing (NDT) adalah aktivitas tes atau inspeksi terhadap suatu benda untuk mengetahui adanya cacat, retak, atau discontinuity lain tanpa merusak benda yang kita tes atau inspeksi. Pada dasarnya, tes ini dilakukan untuk menjamin bahwa material yang kita gunakan masih aman dan belum melewati damage tolerance.

Gaji seorang Welder
Para welder umumnya memulai karier dengan menjadi helper atau asisten welder. Di Bontang, gaji awal mereka Rp 2,4 juta sebulan. Meningkat menjadi welder, gajinya Rp 3,2 juta-Rp 4,7 juta, tergantung dari tingkat keahliannya.  

Sedangkan untuk Gaji Welder dengan kualifikasi khusus
Gaji yang diterima dihitung berdasarkan durasi jam yaitu dalam 1 jam mereka dibayar 200US$ (Kisaran Rp 2.200.000,-). Jika dalam sehari bekerja 8 jam itu artinya mendapatkan penghasilan Rp 16.000.000,- perhari. Dan jika kita kalikan 22 hari kerja saja dalam satu bulan maka seorang “welder” dapat menghasilkan Rp 352.000.000,- perbulan!

#Kapsel2018UTS

Komentar

Postingan Populer