Potensi Sumberdaya Mineral dan Panas Bumi di Ntb
Assalammualaikum wr. wb.
Nama : Wafi Ahdillah
Program
Studi : Teknik Metalurgi
NIM : 17.01.011.052
Pemateri : Samsul Ma’arif dan kawan-kawan (Balai
SDM)
Potensi Sumberdaya Mineral dan Panas Bumi di Ntb
A.
Kondisi geologi
Berdasarkan tatanan geologi Indonesia,
posisi NTB terletak pada pertemuan dua lempeng besar (Lempeng Hindia-Australia
dan Lempeng Eurasia) yang berinteraksi dan saling berbenturan. Batas kedua
lempeng ini merupakan daerah yang sangat labil, karena di tempat ini tertumpuk
energi yang sangat besar dan sewaktu-waktu dapat terlepas dalam bentuk
gempabumi, letusangunung api, dan tanah longsor yang ditandai dengan munculnya
gunung api aktif.
Di
sisi lain selain mempunyai potensi bencana, pada daerah pertemuan kedua lempeng
ini dihasilkan juga kondisi Geologi yang sangat bermanfaat, yaitu terbentuknya
potensi sumber daya mineraldan energi, dan potensi bentang alam yang sangat
potensial, Khususnya terdadapat banyak sekali material tambang yang dapat olah.
B. Potensi sumber daya mineral
Sebagai hasil proses geologi yang terus
berlanjut di berbagai lokasi, telah dihasilkan berbagai jenis bahan galian,
diantaranya: emas, perak, tembaga, timah hitam, pasir besi, mangan, belerang,
kaolin, gipsum, tanah liat, batuapung, tras, batukapur, marmer, kalsit, batu,
dan pasir.
Keberadaan sumber daya mineral golongan A
(strategis) berupa minyak dan gas bumidiperkirakan di lepas pantai utara Pulau
Lombok. Sumber
daya mineral golongan B (vital) telahditemukan berupa : logam mulia (emas dan
perak), logam dasar (timbal dan tembaga), logam besi serta mineral industri
(belerang). Emas, perak dan tembaga merupakan endapanhidrothermal dengan
indikasi berupa urat-urat kwarsa dengan ketebalan bervariasi, serta type pofiri.
Cebakan emas dan tembaga tipe porfiri dijumpai di lokasi Batu Hijau, Dusun
Tongo DesaSekongkang Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat.
C. Potensi sumber daya energi
panas bumi
Potensi Energi Panas Bumi di NTB terdapat di tiga lokasi pada lingkungan gunung berapi,
yaituSembalun Kabupaten Lombok Timur, Maronge Kabupaten Sumbawa dan Hu’u
Kabupaten Dompu. Jumlah potensi panas bumi pada ketiga daerah tersebut mencapai
sekitar 144 Mega Wattequivalent (Mwe) yang terdiri atas potensi hipotetik (± 74
Mwe), dan kemungkinan potensi (± 70Mwe). Manifestasi yang ditunjukkan daerah
tersebut setelah melalui pengukuran temperaturpermukaan berkisar antara 350 C -
820 C
#KapSel2018UTS
Komentar
Posting Komentar