MENGHIDUPKAN KEMBALI SEMANGAT GOTONG ROYONG YANG TELAH TERKIKIS ZAMAN


Assalammualaikum Wr. Wb.

Hello guys bertemu lagi dengan saya wafi ahdillah dipengawal tahun 2019 dan yang jelas ini postingan pertama di 2019. Seperti biasa guys saya akan sharing dari jadwal kuliah Kapita selekta  yang saya dapat di setiap rabunya guys, dan tentunya selalu di isi oleh orang orang super di  bidangnya masing masing.

Dan pemateri saya pada tanggal  26 Desember 2019 adalah seorang Bupati Kab. Sumbawa Barat atau yang biasa disebut KSB yang bernama Dr. Ir. H. W. Musyarifin MM. , dan KSB adalah suatu kabupaten di NTB yang memiliki daerah pertambangan di NTB yakni PT. Amant Mineral
Lalu judul materinya adalah “Menghidupkan Kembali Semangat Gotong Royong”. Tentu teman teman tahu bahwa gotong royong merupakan budaya yang telah lama ada di Indonesia, akan tetapi seiring berkembangnya zaman budaya bergotong royong semakin menurun. Karena sebab itulah Bupati KSB menjadikan gotong sebagai prinsip untuk pembangunan daerahnya, prinsip itu adalah IKHLAS, JUJUR, SUNGGUH – SUNGGUH.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ikhlas berati bersih hati, tulus hati. Mengikhlaskan berarti memberikan atau menyerahkan dengan tulus hati. Jujur berarti lurus hati, tidak berbohong misal dengan berkata apa adanya. Sungguh-sungguh berarti tidak main-main, dengan segenap hati, dengan tekun. Dari pengertian tersebut maka kita sudah dapat menggambarkan dalam alam pikir kita bahwa nilai-nilai seperti apa yang akan kita wujudkan dalam sikap (attitudes), perilaku (behaviors), dan motivasi (motivations) didalam kehidupan kita sehari-hari.

Dan di zaman milenial ini yang tentunya ditempati oleh generasi milenial. Setiap generaasi sudah pasti memiliki kelemahan, dan kelamahan dari generasi milenial adalah kurang fokus terhadap tujuan hidup,  mudahnya dalam menerima informasi dari internet tanpa adanya cross-check, meliki polapikir yang terlalu berhalusinasi, dan mengedepankan kepetingan sendiri. Dan jadi diri dari generasi milenial tersembunyi di dunia maya. Oleh sebab itu nilai gotong royong sangat penting dihidupkan kembali dikalangan generasi milenial saat ini, agar budaya asli dari Indonesia tidak luntur ataupun hilang.

Jadi sudah sangat jelas bahwa budaya gotong royong harus dihidupkan kembali di eramilenal ini. Tapi apakah kita hanya sebatas menghidupkan kembali semangat gotong royong saja? Tentu saja tidak, kita juga harus selalu menjaga rasa gotong royong dan mengaplikasi dalam kehidupan ini  


Mungkin itu aja yang bisa saya share

Thanks for reading
Waassalammualaikum

#Kapsel2018UTS


  

Komentar

Postingan Populer