Peluang Sekaligus Tantangan Industri E-Sport di Indonesia
Assalammualaikum wr. wb.
Hello guys Come back with
me, Wafi Ahdillah .Mungkin pada artikel sebelumnya saya hanya sharing
seputar dunia metalurgi dan pertambangan tapi kali ini saya dapat tugas yang
berbeda dari dosen guys, eh tugasnya sama deh (sama sama buat artikel) tapi kali
ini temanya bebas guys. Yups tentunya
teman teman sudah pada tau temanya dari judul yang diatas, yaitu mengenai
peluang dan tantangan industry ESport di Indonesia
Mungkin teman teman
pernah mendengar “Evos, RRQ, NXL, Boom ID, Recca atau TP.NND” nah itu beberapa
contoh tim ESport yang ada Indonesia, BTW tim favotit kalian yang guys?? kalo
gue sih Tim Evos, kenapa?? Karena banyak gamer cewenya guys ^_^
Oh iya mungkin dari teman
teman ada bertanya tanya “bang ESport apaan sih ?” fakta banyak lo guys di
kampus saya, beberapa mahasiswa yang mengeklaim dirinya sebagai gamer, ternyata
tidak paham pengertian dari ESport. Latas apakan sebenarnya pengertian dari ESport?
Esports adalah permainan
video game yang bersifat kompetitif
Esports yang kini menjadi
fenomena global, ternyata bermula dari sebuah kompetisi yang diadakan oleh
suatu komunitas loh, dan hanya berhadiah majalah! Sama halnya dengan email yang
merupakan kependekan dari electronic mail, esports sendiri adalah kependekan
dari electronic sports, yaitu olahraga yang menggunakan game sebagai bidang
kompetitif utama yang dimainkan oleh profesional.
Beberapa waktu lalu,
esports sama sekali tidak dikenal. Akan tetapi, sekarang ini fenomena ESports
terus berkembang dan mulai memancing perhatian dari berbagai kalangan, mulai
dari gamers, media, hingga perusahaan-perusahaan besar yang sama sekali tidak
bergerak di bidang ESports.
Apakah ESports adalah
olahraga?
Adakah spesifikasi khusus
atau syarat khusus yang harus dipenuhi untuk menjadi bagian dari petarung di
ranah esports? Sama halnya dengan olahraga mental dan pikiran lainnya, seperti
catur dan contact bridge (bridge) yang sudah termasuk dalam kategori olahraga
dan diperlombakan pada olimpiade, video game pun memiliki sifat yang sama yakni
bersifat kompetitif dan membutuhkan teknik dan strategi tertentu, menuntut para
petarungnya untuk memiliki kemampuan dan kemahiran dalam memainkannya hingga
memenangkan pertandingan.
Untuk bisa menjadi lebih
lihai dalam bermain game dalam industri ini, seorang pemain harus sering
melakukan latihan dan meningkatkan kemampuannya. Ini berlaku untuk semua pemain
di semua level, mulai dari pemain biasa yang cuma ingin bermain lebih baik,
pemain yang ingin memanjat leaderboard, hingga mereka yang bermain secara
profesional dan ingin memenangkan turnamen.
Ngomong-ngomong soal olahraga
pada tahun 2014 resmi didirikannya Indonesia eSPort Association (IeSPA) nah
sejak saat ini gaming resmi menjadi cabang olahraga di Indonesia
Pamor eSport sebagai cabang
olahraga akan naik daun, seiring masuknya eSport di Asian Games 2018 yang akan
diselenggarakan di Jakarta dan Palembang bulan Agustus mendatang. Meskipun
masih dalam skema eksibisi, alias tanpa medali.
Peluang Industri E-Sport di Indonesia
Faktanya Olahraga ini
memang belum sepopuler cabang olahraga lain di Indonesia, namun perkembangannya
cukup pesat. Di ranah global, posisi Indonesia dalam pasar industri gaming
menempati urutan ke-16 pada 2017
Tercatat 43,7 juta gamer yang menghasilkan pendapatan 879,7 juta dollar AS, menurut paparan data dari Newzoo. Marketing Director Intel ANZ & South East Asia, Anna Torres mengatakan, industri gaming di Indonesia selalu berkembang. Asian Games sudah membuat eSport lebih dikenal masyarakat Indonesia, seperti yang telah dilakukan negara-negara tetangga seperti Thailand atau Filipina. eSport tak hanya menarik untuk dimainkan saja, tapi juga mendatangkan animo penonton yang luar biasa yang disemarakan dengan penampilan cosplayer karakter game populer.
Lanjut ke Tantangan Industri E-Sport di Indonesia
Salah satu tantangan terbesar perkembangan eSport di
Indonesia adalah perbedaaan pandangan antara generasi milenial dan generasi tua
soal eSport. Masih subur di masyarakat Indonesia memandang eSport sekadar hobi
main game pengisi waktu luang, bukan olahraga yang bisa ditekuni secara
profesional. Pada hal jelas beda lo guys atara bermain game dengan eSport, kalo
main game itu hanya hobi sekaligus mengisi waktu luang sedangankan esport itu
salah satu profesi.
Terus tantangan selanjutnya Tim cewek susah kalau bongkar
pasang pemain, karena sebagian orang beranggapan “cewek itu ngk jago main game Cuma
Pansos doang”, padahal kenyataan berbeda loh banyak kok di luar sana gamer cewe
yang jago, malahan ikon gaming dan atlet eSport di Indonesia, justru disematkan
ke salah satu gamer cewe.
Nah mungkin Cuma itu saja guys mengenai Peluang dan tantangan
eSport di Indonesia
stay noob but keep growing ( minjem slogannya bang Rizpol )
Thaks for Reading
See U next Time
Wassalammualaikum wr. Wb.




Komentar
Posting Komentar